Luhur budi dan Empati Amanah Nurani

Selayaknya budaya yang turun-menurun, sudah pasti akan menjadi ideal disaat semuanya menghasilkan apa yang diniatkan yang lahir lebih duluan. Semua doa tulus dan harapan bijak sudah pasti terbesit walaupun bagi orang-orang pelit. Dengan kata lain, tak peduli baik atau buruk tabiat para penjilat, semua memiliki nilai dan previlage yang sama dalam hak untuk berharap, berdoa, memiliki harapan, hingga mendoakan pada sesuatu yang menjadi harapannya.

Luhur budi, anak muslim berjiwa berseri
Engkau cahaya, lentera dunia yang terangi
Amanah iman, hatimu teguh tak goyah
Nurkan hati, di setiap langkah langkahmu

Luhurlah adab, kasih sayangmu meluap
Eratkan ukhuwah, menjalin tali persaudaraan
Arahkan doa, memohon ridha Sang Pencipta
Nyantri ilmu, tuntutlah ilmu dengan semangat

Lembut tutur, senyummu menggambarkan sakinah
Esok cerah, harapkanlah masa depanmu
Anugerah Allah, nikmati dengan syukur
Nadi cinta-Nya, memandu langkah setiap waktu

Baca juga: Seorang Muslim yang Tetap Sederhana

Kembali ke beranda

Kategori Terkait

Puasa Nisfu Syaban: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Other

Admin

Puasa Nisfu Syaban: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

4 Keutamaan Surah Al-Waqiah dan Amalan yang Membawa Berkah

Other

Admin

4 Keutamaan Surah Al-Waqiah dan Amalan yang Membawa Berkah

12 Macam Sholat Sunnah yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

Other

Admin

12 Macam Sholat Sunnah yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

Makna Rukun Iman dan Rukun Islam: Dasar Utama dalam Agama Islam

Other

Admin

Makna Rukun Iman dan Rukun Islam: Dasar Utama dalam Agama Islam

Pandangan Islam tentang Mimpi: Arti, Sumber, dan Etika

Other

Admin

Pandangan Islam tentang Mimpi: Arti, Sumber, dan Etika

Seorang Muslim yang Tetap Sederhana

Seorang Muslim yang Tetap Sederhana

Other

Agie Faishal

Seorang Muslim yang Tetap Sederhana

Seorang Muslim yang Tetap Sederhana

Idealism and perfectionism are my desire

© Copyright by AgieFaishal

0

Tunggu sebentar…

Scroll to Top